Penumpang Kapal Feri Diprediksi Capai 2,57 Juta saat Natal dan Tahun Baru

Bakauheni, Bakauheni-Merak, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Hunimua-Waipirit, Tanjung Kelian-Tanjung Api-api, Bitung-Ternate, Bastiong-Bitung, Telaga Punggur-Tanjung Uban, Kupang-Rote, dan Ajibata-Ambarita.

Peningkatan pergerakan penumpang, menurut Ira, juga akan diikuti jumlah kendaraan roda dua yang melintas sebanyak 154.512 unit atau naik 14 persen. Kendaraan roda empat pun diprediksi meningkat menjadi 484.096 unit atau naik 15,4 persen.

Lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk pada periode libur Natal dan tahun baru diproyeksikan mengalami peningkatan pergerakan signifikan. Tren kenaikan kendaraan roda dua di lintas Merak – Bakauheni akan mencapai 12 persen dan roda empat sebesar 11 persen. Sedangkan di lintas Ketapang-Gilimanuk akan terjadi tren kenaikan jumlah roda dua sebesar 23 persen dan kendaraan roda empat sebesar 25 persen.

ASDP, tutur Ira, akan memperketat protokol kesehatan di lingkup penyeberangan menyusul imbauan pemerintah untuk tetap lonjakan kasus Covid-19 selama libur akhir tahun. “Fokus dan prioritas kami mengatur layanan sebaik-baiknya agar tidak terjadi antrian kendaraan, penumpukan penumpang, serta penerapan protokol kesehatan seluruh penumpang kapal feri,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.